Banjarmasin Pukul Tiga

Jalan raya mulai sunyi. Kecuali kepala saya. Beberapa kendaraan melintas jarang-jarang. Warung-warung makan di pinggir jalan pun sudah sepi. Tak lebih dari hitungan jari yang masih buka, memberi makan yang kelaparan ketika dinihari. Satu-dua orang. Lumayan daripada tanpa pembeli sama sekali. Padahal dua jam yang lalu jalanan masih riuh rendah oleh orang yang menonton balap … More Banjarmasin Pukul Tiga