Asu

  Sudah hampir tengah malam. Seharian tadi amat sangat sibuk. Saya. Sampai lupa kalau hanya sempat makan sekali saat sarapan. Saya ingin rehat barang sebentar. Mengistirahatkan tubuh sekejap malam. Menutup toko; kepala saya, yang memajang kata di etalase tanpa kaca. Tolong lah. Tak bisakah ia bertamu besok saja? Rindu. Tak pernah kenal waktu. Tak tahu adab. … More Asu

Lelaki Berengsek

“Sudahlah, Sha! Kita tidak akan pernah bisa bersama!”  Tegasnya, sontak membuat pengunjung cafe yang lain memperhatikan kami Sudah belasan kali kudengar kata serupa. Namun masih tak jauh berbeda. Tetap saja menimbulkan luka, apalagi untuk perempuan sepertiku. Tajam, bagaikan pisau yang baru bersua dengan pengasahnya. Lidahnya memainkan perannya dengan sangat baik. Lalu, hatiku, kembali dengan luka … More Lelaki Berengsek