Februari di Awal Agustus

Tulisan ini pada mulanya embuh ditulis dengan serius sama kayak perasaan aku ke kamu dari awal sampai akhir. Tapi, entah kenapa si penulis -ini saya- menulis dengan main tubruk di awal, sedikit serius dengan sejumput kelakar di tengah-tengah, dan serius di akhir. Atau malah dibuat rancu semuanya. Penulis tidak bermaksud yang bukan-bukan. Hanya berupaya menghibur pembaca.

Menyambung sunnah dan oleh karenanya, sesuai dengan ayat pertama yang diturunkan: Bacalah!*

***

Masa-masa ujian akhir semester sudah berakhir. Saya harus jalan-jalan. Ke kota A atau B. Mulailah saya mencari review melakukan apa atau ke mana saja saat di kota tujuan.

Dari ulasan yang saya baca, tidak banyak hal baru yang bisa dilakukan karena yang banyak hanya kenangan bersamanya atau ke mana tempat yang harus dikunjungi. Mengingat saya sudah pernah ke sana sebelumnya. Terbersitlah keragu-raguan dan pertanyaan dalam benak saya. Nah, benak itu letaknya di mana sih?

“Kalo ke sana ngapain juga ya?, ga ada apa-apa. Lah trus, ngapain saya pengen ke sana?” “Hmm, mungkin benar adanya jika barangkali saya hanya menelusuri kenangan.”

Mulanya, saya hanya ingin mengisi waktu jeda perkuliahan, atau menyegarkan pikiran dengan jalan-jalan beberapa hari. Singkat kata saya kepingin liburan! Untuk pemanasan, kota A –Nama kota sengaja disamarkan agar tidak ada yang kegeeran- pun di pilih. Selain karena dekat, juga biaya yang dikeluarkan tidak banyak. -ini paling penting-

Jadilah saya blogwalking, membaca-baca ulasan, dan dibuat bingung oleh keinginan sendiri yang awalnya hanya ingin foto-foto ini-itu. Lah gue mau ngapain kalo jadi ke sana?!

Nah, ulasan yang saya baca itu menyebutkan harus ke sini dan ngelakuin ini <<-diganti karena terdengar cabul melakukan ini. kok sama aja ya -benar-benar tak ada hal baru yang tidak jauh dari daerah kota- dengan judul 14 Hal Yang Bisa Dilakukan… Lalu, di bawah tulisan tersebut juga terdapat beberapa tautan dengan judul serupa: 14 Travel Selfies Around, 14 Tips Simpel, 14 Playlist Traveling, 14 Things To Do, 14 Place I Want To Share With I Loved One, 14 Hal Manis dan Murah di Inggris, dan lain-lain. Ada lebih dari 10 judul dengan berbagai tema, dan pastinya dengan angka 14. Tulisan-tulisan tersebut ditulis oleh blogger-blogger yang kebetulan ada beberapa orang yang saya tahu.

Kenapa 14? Ada apa dengan angka 14?

Setelah saya amati, tulisan-tulisan 14 tersebut diposting pada bulan Februari. Atau bertepatan dengan hari kasih sayang buat pasangan muda-mudi. 

Februari. Bulan penuh cinta kata muda-mudi yang akan dan sudah diberi bunga mawar seharga 25 ribu. Lalu coklat berbagai merek dan kemasan dengan pita merah muda. Bisik-bisik puisi yang sudah dihapal seharian penuh membuat basah telinga si perempuan, yang seringkali berakhir dengan desah dan lenguhan panjang di malam harinya. Setelah bunga, lalu cokelat, lalu kunci kamar hotel, lalu kondom yang laris manis di supermarket itu berserakan; di kamar hotel; di kamar kosan; di semak-semak; di sana dan sini.** Skip!

Nah! Tulisan 14 ini mencuatkan ingatan saya akan kenangan bersamanya karena kebetulan sama waktu dan tempat dengan yang saya tuju ketika kali terakhir ke sana. Hal ini jugalah yang akhirnya menjadikan saya ragu untuk bepergian. -ngapain woy?, yakin cuma jalan-jalan?, mau menyusuri kenangan?- 

Boleh jadi Februari ini datang terlambat atau malah datang terlalu cepat. Yang pasti ada Februari di Awal Agustus.


Martapura, 1 Agustus 2016
___________________________

F.N : *kalimat bacalah serupa dengan yang ditulis oleh mas @Arievrahman

**kutipan tulisan @chikopicinoo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s