Rahasia Februari

Originally posted on barya-wresthi-kahwa:
Februari penuh cinta. Cinta. Cinta. Cinta. Huh, apa itu cinta? Mengapa namaku disambung-sambungkan dengan cinta? Memangnya, siapa itu cinta? Aku saja sebagai Februari tidak mengenalnya. Ya, kenalkan, aku Februari. Yang menurutmu aku ini bulan penuh cinta hingga di mana-mana merah muda terpasang di setiap sudut tempat. Bunga mawar disusun sedemikian rupa…

The Full Moon

Kau, Yang namanya seindah bulan Full Moon-terdengar seperti judul film dengan beberapa serigala di dalamnya-tapi, memang seperti itu kan, namamu. ‘Purnama’ Hei, lama tak bersua. Aku hampir lupa bahwa kau juga pernah hadir dalam hidupku. Mengisi celah kosong di dalamnya, dan mendapat peran dari setiap dramanya. Meskipun hanya dalam waktu yang sangat singkat. Bagaimana kehidupanmu … More The Full Moon

Sudahlah

Kau, Yang dulu pernah ku panggil kekasih Kasih, seperti yang bisa kau lihat, semuanya sudah berakhir. Benar-benar sudah berakhir, habis; cinta yang dulunya pernah ada, hilang tak bersisa, sedikitpun. Semoga tetap demikian, hingga tak perlu lagi ada pengulangan di masa yang akan datang. Segala hal tentang rasa, yang telah tertuang dalam wadah bernama hati, juga … More Sudahlah

Happy Wedding (girl) Friend

Kepada, Seorang teman perempuan, yang hari ini melaksanakan Resepsi Pernikahan. Alhamdulillah.. Seperti biasanya, lagi-lagi, aku harus mendatangi undangan resepsi pernikahan seorang teman. Kapan giliranku? Sepertinya dari semua teman yang se-angkatan denganmu, cuman kau yang belum menikah, yah?. Yah, walaupun sama halnya denganku. Dari teman se-angkatanku tinggal beberapa orang saja yang juga belum mengikat diri pada … More Happy Wedding (girl) Friend

Seribu

Originally posted on Kata-Kata Dicta:
“Aku sudah membusuk karena menunggu.” “Menunggu berapa lama?” “Seribu tahun lamanya.” Senja itu dua pasang kaki kita kembali separuh basah di tepi empang. Matamu kembali murung, dan aku kembali termenung. Meski terlihat beda, alasan kita sama. Menunggu. “Benarkah? Rasanya baru kemarin kita main layang-layang di lapangan bola kampung.” “Kamu tidak…

Bahagiamu Bahagiaku

: teruntuk, wanita berzodiak Singa. Iya, kau yang juga sama sepertiku. Kelahiran bulan Agustus. Hanya beda tanggal beberapa hari denganku. Maaf baru menulisimu surat, kuharap kau tak kesal dengan surat-surat untuk beberapa orang sebelumnya. Hei, kau, wanita yang dulunya berkacamata. Dimana kau letakkan kacamata ungu itu sekarang? Hilang, kah? Tidak heran jika hilang begitu saja. … More Bahagiamu Bahagiaku

Jarak Menjeratku

: Untuk Bosse @PosCinta Yang saya yakini dari kalimatnya adalah seorang pria Halo, Bosse.. Semoga kita semua terus di berikan kesehatan untuk melakukan kegiatan positif setiap harinya, yah. Wah, ada Gathering di Bandung tanggal 1 Maret 2015. Tapi, sayang, ga bisa ikutan. Hwaaaa, hiks. Selain karena jarak, juga banyak jadwal lain yang dikerjakan. Padahal bisa … More Jarak Menjeratku

Surat Terakhir

Kau, Pasti membaca surat yang kukirimkan padamu. Dan diam-diam juga membaca semua surat yang kukirimkan ke orang lain. Tapi ini benar-benar surat untukmu. Khusus buatmu 1.. 2.. 3 Aku baru saja bangun tidur. Dan apa kau tahu? Aku baru saja bermimpi sesuatu. Tentangmu. Tentang kita. Sejak kali terakhir kita bertemu, rasanya sudah lama sekali, ya? … More Surat Terakhir

Kalawa Atei

Kau, pasti tahu kenapa judul surat ini kunamakan demikian. Gila? Ya, aku memang gila Aku tidak dapat menemukan pembuka yang pantas untuk surat ini. Bagaimana kalau.. Hai, halo. Selamat sore. Atau mungkin juga, Selamat malam. Apa kabar? Tentu baik-baik saja, kan? Jangan berburuk sangka dulu. Aku menyapamu bukan untuk mencoba mengambil hatimu lagi. Bukan, bukan … More Kalawa Atei